Tampung Tanggapan Masyarakat KPU Luncurkan Aplikasi Data Pemilih Keterangan Foto : Tampilan data isian pemutahiran data pemilih melalui link aplikasi (doc. KPU KKU)

Tampung Tanggapan Masyarakat KPU Luncurkan Aplikasi Data Pemilih

Sukadana 9/5/2020. Guna mendukung program Pemutahiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) dengan menggunakan aplikasin di dunia maya.
Pemutahiran data pemilih yang saat ini rutin dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kayong Utara (KKU) setiap bulan, dilakukan dengan menampung sebanyak mungkin informasi untuk memutahirkan data pemilih, baik dari data yang bersumber dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kayong Utara juga memberi ruang yang besar terhadap tanggapan dari masyarakat.
Untuk memfasilitasi hal tersebut KPU KKU meluncurkan satu link yang dapat diakses oleh masyarakat hanya dengan meng klik link aplikasi https://forms.gle/9dekfXWTKvJV8fQj9 yang dapat dilakukan dimanapun.
Link aplikasi tersebut berisikan data diri pemilih, mulai dari nama, nomor induk kependudukan, tempat tanggal lahir, status perkawinan, status pemilih, jenis kelamin, alamat serta nomor kontak yang digunakan untuk dilakukan konfirmasi.
Dikatakan Ketua KPU KKU, Rudi Handoko, link aplikasi ini dijamin kerahasiaanya dan hanya digunakan untuk pemutahiran data pemilih.
“KPU memiliki tugas kepemiluan salah satunya adalah menyediakan data penduduk, diantaranya adalah ketersediaan data pemilih yang terbaru, dan upaya pemutahiran data pemilih mutlak dilakukan, dan salah satunya adalah menampung tanggapan masyarakat,” kata Rudi Handoko.
Penggunaan link aplikasi ini juga sebagai salah satu upaya mendukung pemutusan mata rantai penularan covid 19, yang dilakukan dengan menggurangi kontak langsung dengan orang banyak pada saat pemutahiran data pemilih.
“Dengan menggunakan link aplikasi ini juga akan diperoleh informasi dari masyarakat berupa data diri tanpa harus bertemu,” imbuhnya.
Link ini juga kedepannya akan menjadi sala satu upaya mendata pemilih yang sudah meninggal dunia, dimana pada data kependudukan tidak tersaji karena tidak adanya laporan resmi, sehingga di data pemilih yang dimiliki oleh KPU juga masih dimasukkan didalam data pemilih aktif atau memenuhi syarat (MS).
“Diharapkan link ini juga diperoleh data pemilih yang sudah meninggal dunia yang masih sering muncul di Daftar Pemilih Tetap (DPT), dan semoga kedepan akan diperoleh data yang lebih baik untuk memperlancar tugas bersama,” tegasnya
Selain menggunakan link aplikasi, KPU KKU juga melakukan pendataan pemilih menggunakan data offline, yakni dengan menyurati Ketua Rukun Tetangga (RT) yang disertai lampiran daftar isian penduduk yang telah meninggal dunia yang telah memiliki KTP. (akt).