Rakor DPB, KKU Bertambah 356 Pemilih Keterangan Foto : Komisioner KPU KKU Effian Noer menjelaskan posisi Pemutakhiran DPB Periode Februari Tahun 2021

Rakor DPB, KKU Bertambah 356 Pemilih

Sukadana, (31/3/2021),

Rapat Koordinasi (Rakor) Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kayong Utara (KKU) Periode Maret bertambah 356 pemilih. Hal ini tergambar ketika pemaparan perkembangan data pemilih saat rakor yang dilaksanakan di ruang rapat KPU KKU, Rabu (31/3) jalan Bhayangkara - Sukadana.

Komisioner KPU KKU Effian Noer menjelaskan posisi Pemutakhiran DPB Periode Februari Tahun 2021 berjumlah 89.590 pemilih,  dengan rincian 45.977 pemililh laki-laki dan 43.613 pemilih perempuan.

Menurutnya pada periode Maret, terapat penambahan pemilih baru sebanyak 377 pemilih dengan rincian 182 pemilih laki-laki dan 195 pemilih perempuan.

Kemudian komisioner Divisi Perencanaan, Data dan Informasi itu juga menerangkan terdapat pemilih yang tidak lagi memenuhi syarat (TMS) sebanyak 21 pemilih dengan rincian 14 pemilih laki-laki dan 7 pemilil perempuan.

“Pemilih TMS ini berdasarkan sumber data yg masuk ke KPU KKU dengan rincian penduduk meninggal dunia sebanyak 17 pemilih, penduduk pindah domisili satu pemilih, serta penduduk meninggal dunia sebanyak 3 pemilih,” jelas pria yang biasa disapa Effian.

Dari keterangan uraian rapat koordinasi tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa sampai tanggal 31 maret jika diakumulasikan perkembangan DPB di KPU KKU terdapat penambahan sebanyak 356 pemilih, sehingga menjadi 89.946 pemilih dengan rincian 46.145 pemilih laki-laki dan 43.801 pemilih perempuan.

Pada kesempatan itu juga Ketua KPU KKU Rudi Handoko sebelum menutup rakor mengulas bawa Pemutakhiran DPB yang dilaksanakan tersebut menjadi basis data untuk semua tahapan pada pemilu atau pemilihan diantaranya penetapan dan penyusunan daerah pemilihan (dapil), Pembentukkan Badan Adhoc, Pengadaan Logistik terutama surat suara Penyusunan Tempat Pemungutan Suara (TPS). Jadi beliau membuka seluas-luasnya bagi  peserta rakor memberikan masukan dan tanggapan kepada KPU KKU, terutama melaporkan jika ada penduduk yang sudah rekam dan memp;upnyai KTP termasuk penduduk yang pindah domisili, memecah KK, melaporkan status perkawinan maka KPU akan memperbaiki elemen data pemilih termasuk melaporkan penduduk meninggal dunia (TMS), KPU KKU akan segera mencatat dan menindaklanjutinya. 

“Kami menyediakan Posko Layanan Pengaduan dan Tanggapan Masyarakat mengenai Pemutakhiran DPB dapat dilakukan dengan datang langsung ke Kantor KPU KKU di Jalan Bhayangkara Sukadana ataupun melalui daring dengan klik link https://forms.gle/9dekfXWTKvJV8fQj9 kemudian mengisi formulir tanggapan dan masukan, papar Rudi Handoko.

Rakor yang dibuka pukul 08.40 WIB tersebut dihadiri instansi Bawaslu Kabupaten Kayong Utara, Dinas SP3APMD, Disdukcapil, Kesbangpol, Polres Kayong Utara, Kemenag dan Perwakilan Partai Politik akhirnya ditutup tepat pukul 10.25 WIBA.(eko)