Perbaikan Data Pemilih KPU Siap Akomodir Masukan Konstruktif Keterangan Foto : Pelaksanaan Rapat Pleno Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Tahun 2020 Periode Bulan Agustus di Kantor KPU Kabupaten Kayong Utara

Perbaikan Data Pemilih KPU Siap Akomodir Masukan Konstruktif

Sukadana 09/09/2020. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kayong Utara (KKU) siap mengakomodir masukan yang bersifat membangun untuk perbaikan data pemilih.

Hal tersebut menjadi salah satu catatan yang akan ditindaklanjuti oleh KPU KKU pasca banyaknya masukan dari peserta rapat Pleno Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (DPB), Rabu (9/9).

Ditegaskan Ketua KPU KKU, Rudi Handoko, banyaknya kendala untuk menjangkau hingga ke tingkat Rukun Tetangga (RT) dalam mengumpulkan data pemilih yang masih Memenuhi Syarat (MS) dan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) karena keterbatasan jaringan.

“Hingga saat ini KPU masih mampu menjangkau hingga ke tingkat kecamatan dan itu kita banyak menerima masukan dari masyarakat dan juga mantan PPK,” kata Rudi Handoko.

Hal lain yang menjadi usulan yang perlu juga dipertimbangkan untuk segera direalisasikan yakni usulan untuk dapat membangun kerjasama dengan Badan Pusat Statistik, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, TNI Polri, Kementerian Agama dan instansi terkait lainnya dalam mendata jumlah pemilih sangatlah baik.

Hal ini didasarkan, saat ini Badan Pusat Statistik (BPS) tengah melakukan pendataan penduduk yang di dalamnya banyak elemen data pemilih yang dapat dijadikan pembanding,  selain itu, data pensiunan TNI dan Polri, data jamaah haji dari luar Kayong Utara yang terdaftar sebagai kuota haji Kayong Utara, data pernikahan dibawah usia 17 tahun.

“Kedepan ini akan KPU tindaklanjuti dan semoga aka nada perbaikan data dalam data pemilih di Kayong Utara,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) KKU, Khosen sangat mendukung apa yang dilakukan oleh KPU dalam upaya pemutakhiran data pemilih.

“Bukan masalah kecilnya jumlah pemilih jika dibandingkan kabupaten lain di Kalbar, namun kualitas data pemilih yang baik akan menjadi perhatian, kedepan Bawaslu bersama sama KPU melakukan pengujian data bersama sehingga akan diperoleh data yang baik, karena KPU memiliki cara tersendiri dan Bawaslu juga memiliki cara sendiri, sehingga jika sama sama dipadukan akan mendapat hasil yang baik,” kata Khosen. (Eqo/Datin)