KPU 5 Kabupaten Di Kalbar Resmi Miliki 2 Komisioner Baru Keterangan Foto : Ketua dan Anggota KPU RI bersama 10 komisioner KPU baru pasca Putusan MK usai pelantikan di Jakarta

KPU 5 Kabupaten Di Kalbar Resmi Miliki 2 Komisioner Baru

Ketua KPU RI, Arief Budiman resmi melantik 10 anggota KPU dari 5 Kabupaten di Kalbar pasca Putusan MK, (17/10), di Jakarta.

10 anggota KPU Kalbar baru tersebut meliputi Kabupaten Singkawang, KPU Kabupaten Kayong Utara, KPU Kabupaten Melawi, KPU Kabupaten Sekadau, KPU Kabupaten Bengkayang.

Kabupaten Kayong Utara Abdul Khoir Tri Wibowo, Muhammad Rusdiansyah, Kabupaten Melawi, Abul Kasim dan Irfan Affandi, Kabupaten Sekadau Gita Rantau, Heriadi A, Kota Singkawang Umar Faruq, Sastra Wirawan, Kabupaten Bengkayang, Heribertus, Hendrikus,

Pelantikan 10 anggota KPU di 5 Kabupaten di Kalbar tersebut bersamaan dengan pelantikan KPU Provinsi Bali, dan KPU kabupaten kota di Sumatera Barat, Bengkulu, Sulawesi Barat,

Dikatakan Arif Budiman pada pelantikan, tugas komisioner KPU yang baru dilantik tidak lagi dibawa santai, namun langsung kerja dan tidak lagi ada istilah belajar.

"Untuk anggota yang baru langsung menyesuaikan diri dengan tahapan yang berlangsung, dan berkoordinasi dengan 3 anggota yang lebih dahulu," kata Arief.

Dengan diambilnya sumpah janji serta pakta integritas, anggota KPU memiliki tugas dan fungsi yang sudah diatur dengan ketentuan baik peraturan dan perundangan.

Arif juga menjelaskan, saat ini KPU yang memiliki slogan KPU Melayani, dituntut dengan transparansi semua hal terkait kepemiluan dimana semua dapat mengakses segala informasi sehingga dengan adanya penambahan anggota baru dapat semakin meningkatkan tugas dan fungsi penyelenggaraan pemilu.

Sementara, Sekertaris KPU Kayong Utara, Tengku Riduan pasca pelantikan, sekertatiat KPU Kayong Utara akan menyesuaikan segala bentuk perubahan pasca penambahan anggota baru, baik penyesuai divisi maupun kebijakan.

"Prinsipnya penambahan anggota baru akan segera ditindaklanjuti," kata Tengku Riduan.

"Untuk divisi, direncanaman ada perubahan, namun apa divisi dan siapa yang bertanggung jawab atas divisi tersebut akan segera disampaikan pasca pleno di Kayong Utara,"

-TIM-